Rabu, 11 Oktober 2017

Lem Tembak: Jenis, Penggunaan, dan Kegunaan Lem Tembak

Lem Tembak: Jenis, Penggunaan, dan Kegunaan Lem Tembak
Lem tembak atau glue gun adalah salah satu jenis lem yang terkenal efektif untuk merekatkan berbagai jenis material. Lem jenis memiliki keunggulan tersendiri yaitu lebih cepat merekat dan lebih cepat kering jika dibandingkan dengan jenis lem yang lain. Hasil rekatan lem jenis ini juga terbukti lebih kuat dan tahan lama. Berikut ini adalah informasi lebih jauh tentang lem tembak.

Kegunaan Lem Tembak

  • Memperbaiki Barang yang Rusak

Barang-barang di rumah dapat mengalami retak atau patah. Kerusakan seperti ini dapat diatasi dengan penggunaan glue gun. Lem jenis ini dapat digunakan pada barang-barang yang terbuat dari kayu, plastik, kain, dan lain-lain sehingga pada dasarnya lem berguna untuk memperbaiki banyak barang. Kegunaan lem tembak tentunya akan membantu memperbaiki kembali manik-manik bros yang patah, mata boneka yang lepas, atau gantungan baju yang patah.
  • Memudahkan Membuat Kerajinan

Pemakaian lem jenis ini lebih mudah dan tidak belepotan. Kegunaan lem tembak untuk pecinta kerajinan adalah untuk membantu mereka dalam merekatkan hasil kerajinan seperti, merekatkan bros, merekatkan hiasan pada kain flannel, dan lainnya. Memakai glue gun saat membuat kerajinan tangan juga akan membuat nilai jual lebih tinggi karena hasil rekatannya lebih kuat dan rapi.
  • Membantu Lebih Mudah Mengemas Barang

Saat ingin membereskan rumah atau pindah rumah, barang-barang akan dimasukkan dalam kardus dan ditutup rapat. Untuk mengemas barang agar dapat merekat sempurna dan tersusun rapi, gunakan glue gun. Lem jenis ini dapat membantu merekatkan kardus atau kotak saat melakukan packing. Alhasil, barang-barang yang telah dikemas dalam kardus tidak ada resiko tercecer karena rekatan kardus yang terbuka. Inilah mengapa glue gun memang sangat berguna bagi kehidupan sehari-hari.

Jenis Lem Tembak

  • Glue Gun GG-5

Glue gun dengan tipe ini memiliki daya listrik 60 Watt dan cocok digunakan untuk kebutuhan rumahan. Lem dengan tipe GG-5 ini juga cocok untuk membuat kerajinan tangan karena dapat merekat lebih kuat sehingga hasil kerajian tangan akan terlihat lebih rapi. Lem jenis ini banyak tersedia di pasaran.
  • Glue Gun Bosch PKP18E

Lem dengan tipe Glue Gun Bosch PKP 18E ini biasanya di gunakan untuk kepentingan industri berskala lebih besar seperti pabrik. Lem jenis ini memiliki tegangan listrik 60 sampai dengan 200 Watt dengan kapasitas perekat 20 gram per menit. Lem jenis ini memiliki tegangan sekitar 100 sampai 240 Volt ketika beroperasi sehingga memang cocok untuk kebutuhan industri, bukan rumahan.

Penggunaan Lem Tembak

Cara menggunakan lem tembak atau glue gun terbilang cukup simpel. Langkah pertama yang harus Anda lakukan adalah mencolokkan kabel listrik yang terdapat pada lem ke stop kontak. Setelah tersambung, nyalakan tombol on/off pada alat tembak. Tunggulah selama beberapa menit hingga ujung alat tembak memanas. Setelah memanas, masukkan isi lem atau yang biasa disebut dengan glue stick ke dalam alat tembak. Masukkan melalui lubang yang biasanya terdapat di bagian belakang alat tembak.
Penggunaan lem tembak dapat segera dilakukan setelah pelatuk yang ada pada alat tembak ditekan perlahan-lahan. Lem akan sedikit meleleh dan mengalir keluar dari ujung alat tembak. Cukup arahkan pada permukaan atau bagian yang akan direkatkan untuk mendapatkan kegunaan lem tembak yang yang beragam.
Tertarik membeli glue gun? Coba dulu baca review nya di Beli.com. Hanya di Beli.com review terbaik tentang glue gun dan alat-alat lainnya bisa didapatkan.

teknik

Cara Mudah Menggunakan Pernis Kayu Terbaik

0
5528
Daftar Agen Biovarnish
Bagi Anda pemula dibidang finishing pasti ada banyak pertanyaan menggunakan pernis kayu yang benar. Simak artikel ini untuk menemukan jawabannya.
Pernis adalah produk finishing yang sudah digunakan manusia sejak berabad-abad lamanya. Pernis memiliki kemampuan untuk menutup pori-pori kayu. Ada berbagai jenis pernis yang saat ini sudah dikembangkan. Lalu bagaimana cara menggunakan pernish tersebut? Ikut langkah-langkah berikut ini:
  1. Kunci sukses dari hasil finishing yang baik adalah pengamplasan, Sebelum Anda menggunakan pernis atau pengecatan pastikan media kering dengan MC 12% dan juga besih, bebas dari kotoran atau debu. Caranya mudah Anda harus mengamplas seluruh permukaan dengan amplas alumunium oxide nomor 180 atau 150. Raba permukaan media, jika sudah halus teksturnya dilap menggunakan kain katun bersih dan kering.
  2. Jika Anda sudah menyiapakan pernis baik itu solvent based atau water based, campurkan bahan pencmpurnys sesuai dengan jenis pernis. Aduk hingga rata pernis dengan bahan pencampur hingga tercampur benar. Lakukan pengadukan setiap Anda akan mengecat karena pernis sering mengendap dan terpisah dengan bahan pencampurnya.
  3. Siapkan kuas yang sudah dilapisi kain katun warna putih bersih dan kering. Kain katun warna putih dipilih agar warna dari pernis tidak tercampur dengan warna kain. Karena terkadang ada jenis kain yang luntur sehingga bisa mempengaruhi warna hasil dari pernis.
  4. Celupkan kuas tersebut ke dalam pernis dan oleskan ke seluruh permukaan media hingga rata. Jika media kayu maka harus searah serat kayu. Lakukan pengolesan tahap pertama ini, kemudian jemur media (jika menggunakan cat solvent). Jika menggunakan cat water based cukup diangin-anginkan saja.
  5. Jika media sudah kering maka ulangi tahap penegcatan hingga mendapatkan warna yang sesuai.