Rabu, 11 Oktober 2017

Lem Tembak: Jenis, Penggunaan, dan Kegunaan Lem Tembak

Lem Tembak: Jenis, Penggunaan, dan Kegunaan Lem Tembak
Lem tembak atau glue gun adalah salah satu jenis lem yang terkenal efektif untuk merekatkan berbagai jenis material. Lem jenis memiliki keunggulan tersendiri yaitu lebih cepat merekat dan lebih cepat kering jika dibandingkan dengan jenis lem yang lain. Hasil rekatan lem jenis ini juga terbukti lebih kuat dan tahan lama. Berikut ini adalah informasi lebih jauh tentang lem tembak.

Kegunaan Lem Tembak

  • Memperbaiki Barang yang Rusak

Barang-barang di rumah dapat mengalami retak atau patah. Kerusakan seperti ini dapat diatasi dengan penggunaan glue gun. Lem jenis ini dapat digunakan pada barang-barang yang terbuat dari kayu, plastik, kain, dan lain-lain sehingga pada dasarnya lem berguna untuk memperbaiki banyak barang. Kegunaan lem tembak tentunya akan membantu memperbaiki kembali manik-manik bros yang patah, mata boneka yang lepas, atau gantungan baju yang patah.
  • Memudahkan Membuat Kerajinan

Pemakaian lem jenis ini lebih mudah dan tidak belepotan. Kegunaan lem tembak untuk pecinta kerajinan adalah untuk membantu mereka dalam merekatkan hasil kerajinan seperti, merekatkan bros, merekatkan hiasan pada kain flannel, dan lainnya. Memakai glue gun saat membuat kerajinan tangan juga akan membuat nilai jual lebih tinggi karena hasil rekatannya lebih kuat dan rapi.
  • Membantu Lebih Mudah Mengemas Barang

Saat ingin membereskan rumah atau pindah rumah, barang-barang akan dimasukkan dalam kardus dan ditutup rapat. Untuk mengemas barang agar dapat merekat sempurna dan tersusun rapi, gunakan glue gun. Lem jenis ini dapat membantu merekatkan kardus atau kotak saat melakukan packing. Alhasil, barang-barang yang telah dikemas dalam kardus tidak ada resiko tercecer karena rekatan kardus yang terbuka. Inilah mengapa glue gun memang sangat berguna bagi kehidupan sehari-hari.

Jenis Lem Tembak

  • Glue Gun GG-5

Glue gun dengan tipe ini memiliki daya listrik 60 Watt dan cocok digunakan untuk kebutuhan rumahan. Lem dengan tipe GG-5 ini juga cocok untuk membuat kerajinan tangan karena dapat merekat lebih kuat sehingga hasil kerajian tangan akan terlihat lebih rapi. Lem jenis ini banyak tersedia di pasaran.
  • Glue Gun Bosch PKP18E

Lem dengan tipe Glue Gun Bosch PKP 18E ini biasanya di gunakan untuk kepentingan industri berskala lebih besar seperti pabrik. Lem jenis ini memiliki tegangan listrik 60 sampai dengan 200 Watt dengan kapasitas perekat 20 gram per menit. Lem jenis ini memiliki tegangan sekitar 100 sampai 240 Volt ketika beroperasi sehingga memang cocok untuk kebutuhan industri, bukan rumahan.

Penggunaan Lem Tembak

Cara menggunakan lem tembak atau glue gun terbilang cukup simpel. Langkah pertama yang harus Anda lakukan adalah mencolokkan kabel listrik yang terdapat pada lem ke stop kontak. Setelah tersambung, nyalakan tombol on/off pada alat tembak. Tunggulah selama beberapa menit hingga ujung alat tembak memanas. Setelah memanas, masukkan isi lem atau yang biasa disebut dengan glue stick ke dalam alat tembak. Masukkan melalui lubang yang biasanya terdapat di bagian belakang alat tembak.
Penggunaan lem tembak dapat segera dilakukan setelah pelatuk yang ada pada alat tembak ditekan perlahan-lahan. Lem akan sedikit meleleh dan mengalir keluar dari ujung alat tembak. Cukup arahkan pada permukaan atau bagian yang akan direkatkan untuk mendapatkan kegunaan lem tembak yang yang beragam.
Tertarik membeli glue gun? Coba dulu baca review nya di Beli.com. Hanya di Beli.com review terbaik tentang glue gun dan alat-alat lainnya bisa didapatkan.

teknik

Cara Mudah Menggunakan Pernis Kayu Terbaik

0
5528
Daftar Agen Biovarnish
Bagi Anda pemula dibidang finishing pasti ada banyak pertanyaan menggunakan pernis kayu yang benar. Simak artikel ini untuk menemukan jawabannya.
Pernis adalah produk finishing yang sudah digunakan manusia sejak berabad-abad lamanya. Pernis memiliki kemampuan untuk menutup pori-pori kayu. Ada berbagai jenis pernis yang saat ini sudah dikembangkan. Lalu bagaimana cara menggunakan pernish tersebut? Ikut langkah-langkah berikut ini:
  1. Kunci sukses dari hasil finishing yang baik adalah pengamplasan, Sebelum Anda menggunakan pernis atau pengecatan pastikan media kering dengan MC 12% dan juga besih, bebas dari kotoran atau debu. Caranya mudah Anda harus mengamplas seluruh permukaan dengan amplas alumunium oxide nomor 180 atau 150. Raba permukaan media, jika sudah halus teksturnya dilap menggunakan kain katun bersih dan kering.
  2. Jika Anda sudah menyiapakan pernis baik itu solvent based atau water based, campurkan bahan pencmpurnys sesuai dengan jenis pernis. Aduk hingga rata pernis dengan bahan pencampur hingga tercampur benar. Lakukan pengadukan setiap Anda akan mengecat karena pernis sering mengendap dan terpisah dengan bahan pencampurnya.
  3. Siapkan kuas yang sudah dilapisi kain katun warna putih bersih dan kering. Kain katun warna putih dipilih agar warna dari pernis tidak tercampur dengan warna kain. Karena terkadang ada jenis kain yang luntur sehingga bisa mempengaruhi warna hasil dari pernis.
  4. Celupkan kuas tersebut ke dalam pernis dan oleskan ke seluruh permukaan media hingga rata. Jika media kayu maka harus searah serat kayu. Lakukan pengolesan tahap pertama ini, kemudian jemur media (jika menggunakan cat solvent). Jika menggunakan cat water based cukup diangin-anginkan saja.
  5. Jika media sudah kering maka ulangi tahap penegcatan hingga mendapatkan warna yang sesuai.

Selasa, 05 September 2017

POHON ARTIFISUAL

Nama :Siti Aisyah
Kelas:XII IKA
Absen:34
TTL:Pekalongan,8 oktober 1999
alamat:Kertijayan,Buaran,Pekalongan

pohon artifisual


KATA PENGANTAR


Dengan menyebut nama Allah SWT yang Maha Pengasih lagi Maha Panyayang, Kami panjatkan puja dan puji syukur atas kehadirat-Nya, yang  telah  melimpahkan  rahmat, hidayah, dan inayah-Nya kepada kami, sehingga kami dapat menyelesaikan makalah Tanaman  Hias Bunga.
            Makalah ini telah kami susun dengan maksimal dan mendapatkan bantuan dari berbagai pihak sehingga dapat memperlancar pembuatan makalah ini. Untuk itu kami menyampaikan banyak terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam pembuatan makalah ini.
Terlepas dari semua itu, Kami menyadari sepenuhnya bahwa masih ada kekurangan baik dari segi susunan kalimat maupun tata bahasanya. Oleh karena itu dengan tangan terbuka kami menerima segala saran dan kritik dari pembaca agar kami dapat memperbaiki makalah ilmiah ini.
            Akhir kata kami berharap semoga makalah Tanaman Hias Bunga ini dapat memberikan manfaat   maupun            inpirasi            terhadap         pembaca.
    



















DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL                                                                                                                        i
KATA PENGANTAR                                                                                                         ii
DAFTAR ISI                                                                                                                         iii
BAB I PENDAHULUAN
A.    Latar belakang                                                                                                                        1
B.     Rumusan masalah                                                                                                       1
C.     Tujuan masalah                                                                                                           2
BAB II PEMBAHASAN
A.    Macam macam jenis tanaman hias                                                                              3
B.     Cara Budidaya Tanaman Hias                                                                                    6
C.     Syarat tumbuh tanaman hias                                                                                       7
D.    Manfaat tanaman hias                                                                                                 8
E.     Hama Dan Penyakit                                                                                                    8
BAB III PENUTUP
A.    Kesimpulan                                                                                                                 10
B.     Saran                                                                                                                           10
DAFTAR PUSTAKA                                                                                                          11



















BAB I
PENDAHULUAN
                                   

A.    Latar Belakang
Aglaonema atau sri rejeki dijuluki dengan “ratu daun”. Nama aglaonema berasal dari bahasa Yunani yang terdiri dari kata “aglaos” dan “nema/nematos” yang artinya terang /mengkilap  Tanaman ini masih satu famili dengan talas-talasan (Aracaeae) serta kerabat dekat dengan Spathipyllum dan Philodendron.
Penyebaran utama di Asia Tenggara meliputi Filipina, Indonesia, Malaysia, Thailand, Laos, Vietnam, Brunai Darussalam, dan Myanmar. Kemudian tanaman ini menyebar ke Cina, Florida, dan Amerika.Sebagai tanaman air yang populer di berbagai belahan dunia, teratai berfungsi sebagai elemen estetis penataan eksterior. Sosoknya yang anggun memang mampu menambah asri suasana. Keistimewaan lain, teratai merupakan tanaman yang banyak menyuntikkan insiprasi pada kaum penyair maupun penggubah lagu. Selebihnya, berbagai bangsa di muka bumi menempatkan tumbuhan air ini dalam posisi sarat nilai. Penduduk Mesir misalnya, menjadikan teratai sebagai lambang nasionalnya.
 Sejarah Mesir memang sudah mengenal teratai sejak lama. Dalam astrologi, masyarakat Mesir Kunomenggunakan bentuk teratai sebagai simbol matahari terbit. Mekar dan kuncupnya teratai jadi patokan pergantian siang dan malam. Oleh
karena itu, akan dibahas mengenai periodisasi mekar dan menguncupnya bunga teratai dan juga hubungannya dengan lingkungannya.
Sama seperti makhluk hidup lainnya, tanaman hias juga melakukan perkembangbiakan. Perkembangbiakan ini bertujuan untuk melestarikan keturunannya. Tetapi seiring dengan perkembengan zaman, manusia bertambah banyak sehingga sebahagian besar tanaman tidak bisa melakukan pelestarian. Hal ini di karenakan lahan semangkin sempit, sudah habis untuk bangunan kepentingan manusia dan beberapa tanaman menjadi terabaikan, ataupun punah dan menjadi langkah atau sulit untuk mendapatkannya.
Masing – masing cara mempunyai jenis dan langkah berbeda, serta kelebihan dan kelemahannya masing-masing. Sebelum memilih cara apa yang akan kita gunakan untuk memperbanyak tanaman hias, apakah sekedar memperbanyak saja untuk mendapatkan sifat yang sama dengan induknya atau memang ingin mendapatkan varietas baru yang sifat keturunannya berbeda dari induknya.

B.    Rumusan Masalah
1.       Bagaimana cara membudidayakan tanaman hias  anglonema dan teratai ?
2.       Apa saja jenis tanaman hias ?
3.       Apa sajakah alat dan bahan yang digunakan untuk menanam tanaman hias ?
4.       Bagaimana cara kerja menanam tanaman hias ?
C.   Tujuan
1.       Mengetahui cara budidaya tanaman hias anglonema dan teratai!
2.       Mengetahui alat dan bahan budidaya tanaman hias !
3.       Mengetahui cara kerja budidaya tanaman hias !
4.       Mengetahui manfaat tanaman hias !







BAB II
PEMBAHASAN
A.     Macam-macam tanaman hias bunga
1.      Aglonema (sri rejeki)
Aglaonema merupakan salah satu tanaman yang pernah populer di akhir tahun 2010-an.bersama dengan tanaman anthurium.Tanaman yang juga dikenal dengan nama sri rejeki ini terasuk kedalam suku talas talasan. Terdapat beberapa varietas tanaman aglaonema yang dapat dijadikan hiasan di teras rumah,Diantaranya seperti commutatum , brevispathum , costatum. Adapun perawatan tanaman ini cukup mudah yaitu dengan menggunakan pot dengan media tanam sekam bakar. Adapun tempat yang paling cocok untuk menaruh tanaman aglaonema adalah tempat yang tidak terlalu panas atau tidak terlalu banyak terkena sinar  matahari secaralangsung
2.      Teratai
      Teratai sendiri memiliki banyak jenis. Ada teratai (Nymphaea) atau water lily . Tanaman ini berdaun lebar dan memiliki kelopak bunga yang indah. Ada pula lotus (Nelumbo nucifera), yang mirip teratai tapi berbatang jangkung dan tak kalah indah.
Bila Anda menyukai dan ingin menanam teratai, sebenarnya tidak sulit dan dapatdilakukan seorang diri di rumah. Anda dapat menanam di dalam pot, tempayan, pinggir empang, atau kolam kecil. Yang harus dilakukan adalah siapkan media berupa lumpur atau tanah merah
3.         Adenium
Adenium atau Kamboja Jepang (nama kamboja jepang sendiri sebenarnya menyesatkan, karena dapat diidentikkan dengan kamboja, yang banyak ditemui di areal pemakaman. Sedangkan embel-embel kata jepang seakan-akan bunga ini berasal dari Jepang, padahal Adenium berasal dari Asia Barat dan Afrika) berasal dari daerah gurun pasir yang kering, dari daratan asia barat sampai afrika.
Sebutannya disana adalah Mawar Padang Pasir (desert rose). Karena berasal dari daerah kering, tanaman ini tumbuh lebih baik pada kondisi media yang kering dibanding terlalu basah. Disebut sebagai adenium, tanaman ini dinamakan adenium karena salah satu tempat asal adenium adalah daerah Aden (IbukotaYaman).
Sebenarnya kamboja adalah jenis Plumeria, kerabat jauh dari Adenium. Beberapa perbedaan antara Adenium dengan Plumeria adalah sebagai berikut :
·         Adenium berbatang besar dengan bagian bawah menyerupai umbi, namun sosok tanamannya sendiri kecil dengan daun kecil panjang. Akar adenium juga dapat membesar menyerupai umbi.
·         Plumeria berbatang kecil memanjang tanpa bentuk umbi, dengan sosok tanaman yang besar dan dapat tumbuh tinggi, dengan bentuk daun panjang dan besar.

4.            Orchidaceae
Suku anggrek-anggrekan (bahasa Latin: Orchidaceae) merupakan satu sukutumbuhan berbunga dengan anggota jenis terbanyak. Jenis-jenisnya tersebar luas dari daerah tropika basah hingga wilayah sirkumpolar, meskipun sebagian besar anggotanya ditemukan di daerah tropika. Kebanyakan anggota suku ini hidup sebagaiepifit, terutama yang berasal dari daerah tropika. Anggrek di daerah beriklim sedang biasanya hidup di tanah dan membentuk umbi sebagai cara beradaptasi terhadapmusim dingin. Organ-organnya yang cenderung tebal dan "berdaging" (sukulen) membuatnya tahan menghadapi tekanan ketersediaan air. Anggrek epifit dapat hidup dari embun dan udara lembap. Orchidaceae adalah sumber inspirasi dari nama kereta api Argo Anggrek, kereta api eksekutif yang melayani Surabaya Pasar Turi-Gambir.
Anggota pentingnya yang dikenal baik manusia adalah anggrek hias sertavanili.berkelopak bunga indah dan berwarna-warna
3.      Mawar
Mawar adalah suatu jenis tanaman semak dari genus Rosa sekaligus namabunga yang dihasilkan tanaman ini. Mawar liar terdiri dari 100 spesies lebih, kebanyakan tumbuh di belahan bumi utara yang berudara sejuk. Spesies mawar umumnya merupakan tanaman semak yang berduri atau tanaman memanjat yang tingginya bisa mencapai 2 sampai 5 meter. Walaupun jarang ditemui, tinggi tanaman mawar yang merambat di tanaman lain bisa mencapai 20 meter.
Sebagian besar spesies mempunyai daun yang panjangnya antara 5–15 cm dengan dua-dua berlawanan (pinnate). Daun majemuk yang tiap tangkai daun terdiri dari paling sedikit 3 atau 5 hingga 9 atau 13 anak daun dan daun penumpu (stipula) berbentuk lonjong, pertulangan menyirip, tepi tepi beringgit, meruncing pada ujung daun dan berduri pada batang yang dekat ke tanah. Mawar sebetulnya bukan tanaman tropis, sebagian besar spesies merontokkan seluruh daunnya dan hanya beberapa spesies yang ada di Asia Tenggara yang selalu berdaun hijau sepanjang tahun

B.     Cara Budidaya Tanaman Hias

Hal-hal yang harus diperhatikan dalam budidaya tanaman hias adalah :
1.      Media Tanam: yang terdiri dari wadah atau pot tanaman dan juga tanah yang merupakan unsur pokok dalam penanaman. Jenis tanah sangat berpengaruh terhadap tanaman, jadi sebaiknya perhatikan kesesuaian antara media tanam dengan jenis tanaman yang akan di tanam.
2.      Pemilihan tanaman :pilihlah tanaman yang cukup mudah dalam perawatannya agar memudahkan pekerjaan anda. Setiap tanaman memiliki karakterstik yang berbeda dalam perawatan dan bisa juga sangat sensitif
3.      Perawatan : perawatan tanaman hias terdiri dari penyiraman dan pemupukan tanaman .Siram tanaman secukupnya untuk menghindari pembusukan pada akar.Gunakan pupuk kompos untuk pemupukan .Bila sulit dilakukan ,anda juga bisa menggunakan Pupuk pabrik.Seperti pupuk NPK .Perawatan dapat dibagi menjadi :
a.       Perawatan Harian : Penyiraman
b.      Perawatan Mingguan : Penyiaman dengan mencabut rumput (Gulma ) yang dapat mengganggu pertumbuhan tanaman hias.
c.       Perawatan bulanan: Pemupukan, Setiap satu bulan. Tahap-tahap pemupukan sebagai berikut :
·                Ambil pupuk secukupnya
·                Tanam pupuk pada tanah sedalam 1cm
·                Tutup lubang, tunggu beberapa saat samapai pupuk bereaksi. Pupik akan bereaksi sekitar 10 menit.
a)      Perawatan tahunan : perawatan ini dapat berupa penggantian pot atau wadah tanaman yang telah rusak
b)      Perawatan insidental : perawatan ini merupakan perawatan yang dilakukan secara tiba-tiba. Biasanya perawatan dilakukan karena adanya hama atan penyakit yang menyerang tanaman.
c)      Tempat
Usahakan tanaman tidak terlalu sering terkena sinar matahari, buatlah air berperan penting terhadap tanaman, karena berguna untuk mengontrol suhu saat udara panas. Oleh karena itu penyiraman sangat berpengaruh terhadap kehidupan tanaman, kekurangan dan bahkan terlambat meniram tanaman berdampak layu pada tanaman. Layu pada daun disebabkan oleh penguapan dalam sel tanamanakibat kekurangan kadar air dan akibat suhu udara disekitar daerah yang panas. Penyiraman terlalu banyak, juga berdampak buruk terhadap tanaman apalagi tanama dalam pot. Ini akan membuat media tanam menjadi lumpur lebih lama sehingga membuat akar tanaman membusuk.

C.     Syarat tumbuh tanaman hias

1.                 Ketinggan tempat tumbuh(500-700 dpl)
       Pada daerah tropis ketinggian tempat tumbuh sangat berkaitan dengan suhu. Semakin tinggi tempat tumbuhnya, semkin rendah suhunya. Tempat tumbuh berdasarkan ketinggian terbagi atas dataran tinggi dan dataran rendah. Dataran tinggi adalah tempat tumbuh tanaman yang melebihi 700 m dpl; sedangkan dataran rendah adalah tempat tumbuh tanaman di bawah 700 m dpl. Pada umumnya tanaman yang bisa tumbuh di dataran tinggi dapat juga tumbuh di datara rendah namun tidak sebaliknya.
2.         Suhu
       Toleransi suhu setiap jenis tanaman berbeda-beda, bisa dikategorikan suhu minimum, optimum, dan maksimum. Pada suhu minimum dan maksimum bisa dikatakan tumbuhan bisa hidup pada suhu tersebut, walaupun pada fisiologinya telah menurun, sedangkan suhu optimum adalah suhu yang baik untuk tanaman untuk tumbuh secara optimal. Tanaman biasa hidup di suhu optimum jika di pindah di suhu minimum atau maksimum namun akan mengalami stress terlebih dahulu walaupun selanjutnya bisa hidup.
3.                 Kelembaban
       Kebutuhan tanaman akan kelembaban berbeda dengan kebutuhan akan air. Kelembaban merupakan presentase kandungan air di udara, sementara itu, pasokan air merupakan kebutuhan tanaman akan air yang terkandung di dalam tanah atau media tanam. Kelembaban dipengaruhi oleh faktor lingkungan iklim setempat. Seperti curah hujan dan iklim. Jarak tanaman, penempatan tanaman dapat mempengarui kelembaban, misalnya tanaman di pot tunggal berbeda dengan tanaman pot secara kelompok.
4.     Cahaya (10%-30%)
       Setiap tanaman membutuhkan cahaya matahari untuk berfotosintetis, durasi dan intensitas pencahayaan merupakan faktor yang harus di perhatikan untuk pertumbuhan tanaman. Tanaman di daerah tropis membutuhkan cahaya Jam/hari. Sedangkan untuk tanaman hias bisa menggunakan cahaya buatan seperti lampu tabung TL
(tube luminescence) lampu TL(day light).
5.     Air
       Tanaman tanpa air pasti akan mati,kebanyakan air pun juga akan mati,kecuali tanaman memang hidu dihabitatnya .Air berfungsi sebagai media transportasi dan menjaga kelembapan udara tanaman dan media tanam. Secara alami tanaman dapat memperoleh air dari pengembunan maupun hujan.Setiap tanaman membutuhkan kadar air yang berbeda beda tergantung pada ukuran tanaman,ukuran pot/media dan keadaan lingkungan .
6.    Pupuk
       Cahaya ,air,mineral, adalah tiga hal penting yang dibutuhkan tanaman untuk reproduksi makanannya sendiri .Tanah mampu memberikan mineral untuk  tumbuh tanaman ,namun penambahan mineral seperti pemupukan yang tepat juga menjadi alternatif agar menghasilkan tanaman yang sehat dan segar .Pupuk terdiri atas pupuk Anorganik (Kimia) dan organik (Kompos).Unsur makro yanng dibutuhkan tanaman diantaranya ,Nitrogen (n) , Posfor (p) ,dan kalium (k). Sedangkan unsur mikro diantaranya Magnesium (mg) ,mangan (Mn),Zeng (Zn) dan besi (Fe).
D.     Manfaat tanaman hias

o   Mengurangi debu dalam ruangan.
o   Tidak membuat mengantuk.
o   Menyegarkan ruangan.
o   Obat keluarga.
o   Menumbuhkan nafsu makan.
o   Menurunkan tekanan darah dan kolesterol.
o   Penyejuk ruangan alami .
o   Menyimpan cadangan air.
o   Sebagai aroma terapi.
o   Menyehatkan mata .
o   Membunuh bakteri.
o   Meredakan hidung mampet.
o   Mengobati batuk.
o   Mengatasi stress.

E.                 Hama Dan Penyakit

          Hama adalah hewan pengganggu tanaman yang secara fisik masih dapat dilihat secara kasat mata tanpa bantuan alat. Hama pada aglaonema bermacam-macam dan gejalanya berbeda-beda diantaranya ;
·                     Ulat – hama ulat ada yang menyerang daun, yaitu spodoptera sp dan ada juga yang menyerang batang, yaitu Noctuidae
·                     Kutu putih (kutu kebul) – kutu ini sering menyerang aglaonema di dataran rendah dibanding di dataran tinggi. Kutu putih menyerang batang dan daun bagian bawah, kutu tersebut mengisap cairan daun dan meninggalkan jelaga pada daun
·                     Belalang – belalang menyerang tanaman aglaonema sama hal nya dengan ulat, yaitu menyerang daun
·                     Kutu sisik – hama ini menyerang daun, pelepah, batang dan bunga, bentuknya seperti lintah dengan ukuran yang lebih kecil, kutu sisik ini dapat menyebabkan daun mengerut, kuning, layu dan akhirnya mati
·                     Kutu Perisai – kutu ini menyerang bagian daun, kutu ini biasanya terdapat koloni dengan membentuk barisan di bagian tulang daun, kutu ini memiliki bentuk seperti perisai pada bagian punggungnya
·                     Root mealy bugs – menyerang bagian akar tanaman, bentuknya seperti kutu putih, tanaman menjadi kurus, kerdil, daunya mengecil dan layu
·                     Penyakit – penyakit pada tanaman khususnya aglaonema disebabkan oleh 2 patogen, yaitu            cendawan            dan     bakteri.
Jumlah cendawan yang menyebabkan penyakit pada umumnya lebih banyak dibanding bakteri, berikut penyakit yang biasanya menyerang aglaonema:
·      Layu fusarium, gejala serangan ditandai dengan tulang daun yang pucat berubah warna menjadi coklat keabuan lalu tanggkainya membusuk, penyebabnya adalah media yang selalu basah sehingga media tanam ber-pH rendah, yang kondisi tersebut membuat Fusarium oxysporium leluasa berkembang.
·      Layu Bakteri, ditandai dengan daun dan batang yang melunak serta bau yang tak sedap
·      Busuk Akar, ditandai dengan daun yang menjadi pucat lalu busuk, batang yang berlubang dan layu, akarnya berwarna coklat kehitaman, yang disebabkan media terlalu lembab sehingga menyebabkan cendawan cepat berkembang
·      Bercak daun, yang disebabkan oleh cendawan, penyakit ini ditandai dengan adanya bercak pada daun yang lama kelamaan membusuk
·      Virus, pada aglaonema ditandai dengan daun yang berubah menjadi kekuningan atau menjadi keriting, perubahan tersebut karena virus dapat menghancurkan klorofil dan jaringan lainnya pada daun, virus susah ditanggulangi, perawatan dan pengendalian lingkungan yang baik merupakan cara pencegahan yang paling efektif
                                                        BAB III
PENUTUP
A.       Kesimpulan
Hal-hal yang harus di perhatikan dalam budidaya TAMANAN HIAS BUNGA adalah:
1.      Media Tanam: yang terdiri dari wadah atau pot tanaman dan juga tanah yang merupakan unsur pokok dalam penanaman. Jenis tanah sangat berpengaruh terhadap tanaman, jadi sebaiknya perhatikan kesesuaian antara media tanam dengan jenis tanaman yang yang akan di tanam.
2.      Pemilihan tanaman: Pilihlah tanaman yang cukup mudah dalam perawatannya agar memudahkan pekerjaan anda. Setiap tanaman memiliki karakterisik yang berbeda dalam perawatan dan juga bisa sangat sensitife.
Description: https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj-fB-_t-GX5_uZz4dgFqOD9rP6G-76PcHomOBJr_bkg5WisZzBlM0jyPQW7jE7mZV4hHyyPoT34YWYI1kxVBnIeD8bJIE1E9_luhNtUyiJA-4fx42lxTy3_Kau_QX8JrcYbXo_y-dFekoz/s200/download.jpg
3.      Perawatan: perawatan tanaman hias terdiri dari penyiraman dan pemupukan tanaman. Siram tanaman secukupnya untuk menhindari pembusukan pada akar tanaman. Gunakan pupuk kompos untuk pemupukan, bila sulit anda juga bisa menggunakan pupuk buatan pabrik.
4.      Tempat: Usahakan tanaman tidak terlalu seing terkena sinar matahari, buatlah semacam peneduh dari jaring -jaring untuk atap tanaman anda.
a.       Air juga sangat berperan penting terhadap tanaman, karena air berguna untuk mengontrol suhu saat udara panas. Oleh karena itu penyiraman sangat berpengaruh terhadap kehidupan tanaman, kekurangan dan bahkan terlambat menyiram tanaman berdampak layu.

B.       Saran
     Kita perlu mengetahui lebih banyak macam – macam tanaman hias dan manfaatnya . dan dapat memperindah halaman rumah kita .Perlu adanya sosialisai  kepada masyarakat luar mengenai hasil-hasil yang tepat kegunaannya.Para petani dan juga masyarakat hendaknya dapat menjaga dan membudidayakan jenis TAMANAN HIAS BUNGA di Indonesia tetap terjaga .
DAFTAR PUSTAKA